Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya oleh Abdullah Gymnastiar


Review: Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya oleh Abdullah Gymnastiar

Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya
Abdullah Gymnastiar
Khas MQ, 180 halaman

Menggapai kekayaan yang berlimpah merupakan impian setiap orang. Sayangnya dewasa ini manusia lebih mengagungkan kekayaan materi daripada ruhani.

Aa Gym, dalam buku Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya ini, hendak memberikan perspektif alternatif tentang kekayaan yang selama ini cenderung materialistik. Di dalam buah karyanya ini, Aa Gym menegaskan bahwa:

10 Alasan Kenapa Muslim Harus Kaya


10 Alasan Kenapa Muslim Harus Kaya


Foto: footage.shutterstock
Seorang pengendara mobil atau motor, harus tepat mengendalikan antara gas dengan rem-nya. Jika ia menekan rem terus menerus maka dia tidak akan sampai ke tujuan, terlalu sering menekan rem juga akan menghambatnya mencapai tujuan. Sebaliknya, jika dia tekan gas terus menerus tanpa menekan rem kemungkinan besarnya akan terjadi bencana. Di jalanan yang mulus dan lurus rem sangat jarang diperlukan, tetapi pada jalan yang rusak, bergelombang atau banyak lubang maka menekan gas harus pelan-pelan dan sering-sering menekan rem. Secara umum gas harus lebih banyak ditekan daripada rem.
Itulah gambaran antara motifasi untuk menjadi kaya dan mengingat mati. Dalam konteks ini, tulisan-tulisan saya mengenai kecerdasan financial adalah ibarat pedal gas yang harus sering anda pakai, tetapi sewaktu-waktu anda juga harus siap untuk memainkan rem, usahakan ketika melakukan pengereman agar tidak anda lakukan secara mendadak.

7 Alasan Kenapa Generasi Muda harus Berwirausaha

Sekarang Jamannya Wirausaha, Bung! Ada banyak alasan kenapa saya berkata demikian.

1. Lowongan kerja makin ketat kompetisinya (oversupply). Di semua level. Bahkan di level doktoral pun, mencari kerja tidak semudah bayangan. Minimal pekerjaan yang sesuai dengan harapan ya. Misalnya doktor ekonomi, ya kalau mau mengajar di PTS kecil mesti banyak yang mau menerima asal dgn gaji seadanya. Artinya, peluang menganggur semakin besar karena bisa dipastikan, gengsi ikut berperan disini.

Sewa Tempat Usaha

saat ini saye berada di daerah Ciamis,.. memperhatikan dan melihat2 fenomena yang terjadi dalam bisnis,. saya menyoroti sewa tempat usaha, kadang di berbagai daerah begitu banyak toko berjajar di tepi jalan, dan ternyata mereka sewa tempat tersebut. di daerah banjar sari aja nilai sewanya 15jt setahun dan minimal 3 tahun apa lagi di daerah atau kota besar. nilai kontrak akan sangat tinggi. setidaknya bagi pengusaha pemula ini adalah pilihan sulit dan banyak di antara mereka bertindak melakukan spekulasi bisnis dan sangat banyak dari mereka bergururan karena pendapatan dengan sewa tempat tidak berbanding. bila kita lihat contoh konter saja tiap tahun pasti operator atau pemiliknya beda2 ini adalah sebagai akibat tidak berjalanya usaha. dan bila kita cermati ternyata ada 3 aliran dalam hal sewa 3 aliran itu adalah adalah pengusaha Property, Perdagangan dan Konsumen. dalam hal ini pengusaha properti adalah pemilik lahan yang pasti untung tak pernah ada rugi, kedua adalah para pebisnis pemula ini yang sangat riskan karena dia harus membayar uang sewa yang begitu besar, selain itu dia harus menjaga kualitas terhadap konssumen,.. bila posisi seperti ini maka pengusha tersebut terjebak dan bisa jadi merugi apa lagi kalau usaha yang dijalankan turn overnya sangat kecil,.. bila kita teliti ternya bisnis di bidang properti sangat meyakinkan dan hampir seluruh orang terkaya dunia memiliki properti. lihat aja ciputra bisa melejit berkat berbagai bisnis properti yang dilakukanya
kiranya bagi pengusaha pemula hal yang harus sangat diperhatikan adalah bahwa bisnis bukanlah adanya tempat atau adanya barang namun yang terpenting adalah penawaran (tung desem) ini benar sekali kalau mau memulai usaha maka buatlah penawaran terlebih dahulu nsetelah itu baru pikirkan prodak dan tempatnya,.. selamat berbisnis,..

INDONESIA KEKURANGAN WIRAUSAHA


RI Butuh 4,18 Juta Wirausaha Baru, Cak Imin Latih Pengangguran SD dan Sarjana
Wahyu Daniel - detikfinance
Sabtu, 01/06/2013 16:13 WIB

Jakarta - Saat ini jumlah wirausaha di Indonesia hanya 570.339 orang atau 0,24% dari jumlah penduduk yang sebanyak 237,64 juta orang. Padahal untuk jadi bangsa maju, dibutuhkan wirausaha minimal 2% dari jumlah penduduk. Apa usaha pemerintah?

INDONESIA AKAN JADI KEKUATAN EKONOMI DUNIA BARU DI 2025


NUSA DUA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) optimistis Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia pada 2025.

"Kita optimistis, tahun 2025 Indonesia akan jadi emerging economy atau kekuatan ekonomi dunia,” tegas SBY dalam pidatonya pada Pertemuan Puncak Forum Pemred se-Indonesia di BNDCC Nusa Dua, Bali, Jumat (14/6/2013).

Menurutnya, pada tahun tersebut, ekonomi Indonesia akan tumbuh kuat dan adil. Pertumbuhan ekonomi seiring sejalan dengan demokrasi di Tanah Air yang akan semakin kuat dan madani.

SBY mengajak semua elemen masyarakat bersama-sama melihat wajah Indonesia jangan sebagai foto, melainkan sebuah film. Artinya, jika melihat Indonesia sebagai foto maka tidak tahu sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

“Kalau kita melihat Indonesia sebagai film maka kita bisa mengetahui pergerakan apa yang sudah dicapai dan apa yang belum dicapai di Indonesia," katanya mengingatkan. (wdi)(okezone.com)
animasi naruto bergerak atau gif